Saya mewawancarai dua orang yang tidak saling menyukai di tempat berbeda. Masing-masing memuntahkan daftar kesalahan dan keburukan.
Di lain waktu saya meminta komentar dua orang yang saling mengasihi. Wow! Dari mulutnya mengalir daftar kebaikan di antara mereka.
Saya coba menyentil tentang kelemahan yang satu. Jawabnya, "Saya tidak mellihatnya. Kalaupun ada, saya bisa menerimanya".
Ternyata cara pandang kita terhadap orang lain sangat ditentukan oleh hati. Hati yang berkelimpahan kasih, mampu menampung kesalahan yang menggunung, dan melihat kebaikan yang tertambat.
Sementara hati yang diliputi kemarahan dan kebencian menggelapkan matahari. Mereka tidak mampu melihat dan mengapresiasi kebaikan dan kekuatan orang lain.
Karenanya jagailah hati ini. Jangan biarkan api kebencian dan kemarahan membutakan penglihatan kita. Lumasilah cara pandang dan hubungan kita dengan cinta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar